Blogger Widgets Blogger Widgets

Selasa, 09 Desember 2014

Laporan Penjualan puding susu "Fanana"

LAPORAN PENJUALAN
PUDING SUSU
“Fanana"


Nama  : Ferza Yumi Brinzky
No     :18
Kelas   : XI MIA-2


SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 3 BOYOLALI
TAHUN PELAJARAN 2013/2014





DAFTAR ISI


·         PENDAHULUAN
-Latar belakang
-Tujuan
-Pelaksanaan Kegiatan

·         PEMBAHASAN
-Proses produksi
-Proses Penjualan
-Penjualan
-Hambatan Usaha

·         ASPEK KEUANGAN
-Laporan keuangan
-Laporan Hasil penjualan

·         PENUTUP












PENDAHULUAN

1.LATAR BELAKANG
        Dalam menghadapi tantangan bisnis termasuk menghadapi konsumen,maka sebagai Pelajar kami harus mampu belajar untuk mengatasi hal tersebut.Tantangannya kami harus mampu memproduksi dan memasarkan produk yang kami buat.Dalam memenuhi tugas kewirausahaan ini kami mencoba melakukan usaha sederhana guna menambah pengalaman dan meningkatkan kreatifitas kami sebagai seorang siswa guna mendapatkan pembelajaran untuk menjadi seorang wirausahawan.
Usaha yang kami lakukan merupakan usaha singkat yang mungkin dapat memberikan kami peluang untuk berusaha dimasa mendatang.Saat ini,usaha yang kami coba jalankan adalah penjualan pudding susu dilingkungan SMAN 3 BOYOLALI

2.TUJUAN
        Tujuan utama usaha ini bukan hanya untuk mencari keuntungan semata,lebih dari itu kami berusaha mencari pengalaman yang mungkin dapat kami gunakan dimasa yang akan datang dan kami juga ingin mendapatkan bekal dari proses lewirausahaan ini karena dalam proses kewirausahaan ini kami dituntut untuk berinteraksi dengan konsumen, melalui hal itu kami dapat mengerti tentang cara menawarkan produk dengan baik dan sopan,meyakinkan konsumen tentang produk kami dan juga memberikan penjelasan dan pelayanan terbaik guna membuat konsumen merasa puas.

3.PELAKSANAAN KEGIATAN
       Kegiatan ini dilaksanakan sesuai waktu yang telah ditetapkan oleh Pembina,tepatnya pada:
Hari         :Jumat,17 Oktober 2014
Waktu      : 08.00 – 11.15 WIB
Tempat    :Halaman SMA N 3 BOYOLALI
Pelaksanaan kegiatan ini serentak diadakan sesuai dengan hari yang telah ditetapkan yaitu pada saat  acara napak tilas dengan cara mendirikan stand guna mempermudah proses penjualan

PEMBAHASAN
1.PROSES PRODUKSI
         Dalam proses pembuatan Puding susu ini kami melakukan pada tanggal 16 oktober 2014 atau sehari sebelum napak tilas .SEbelum kami melakukan proses produksi,terlebih dahulu kami membeli bahan dan menyiapkan perlengkapan yang kami butuhkan.Adapun bahan-bahan yang kami gunakan dalam pembuatan pudding ini adalah :
·         Gula                           400 ml
·         Susu                          2 liter
·         Bubuk agar-agar               4 bungkus
·         Pewarna makanan (aman)makanmakan Adapun
Adapun peralatan yang kami gunakan dalam pembuatan pudding ini adalah:
·         Kompor gas
·         Panci
·         Pengaduk
·         Kemasan

2.PROSES PEMASARAN
       Proses pemasaran yang kami gunakan yaitu dengan berjualan distand dan mempromosikanya langsung ke costumer guna menimbulka minat untuk membeli produk yang kami buat
Melalui tahap diatas kami berusaha membujuk costumer agar tertarik pada produk kami sehingga dapat tercipta suatu transaksi pembelian, kebanyakan costumer kami adalah siswa SMAN 3 BOYOLALI karena hargannya yang terjangkau dan bentuk yang menarik produk kamipun akhirnya lancar dalam proses penjualan

3.PENJUALAN
        Dalam proses penjualan ini,kami memperoleh banyak ilmu yang dapat kami gunakan untuk dimasa mendatang,selain itu kami juga mengetahui apa yang menjadi kekurangan dan kelebihan produk kami
       Dalam hal ini,kami langsung mendengarkan saran dan kesan dari para konsumen mengenai produk kami,berbagai tanggapan muncul,dari tanggapan bernada positif hingga tanggapan negative.
       Dari proses ini,kami memperoleh catatan mengenai kelebihan dan kekurangan produk kami,diantarannya:
·         KELEBIHAN
-Warna Menarik dan mampu membuat konsumen tertarik    membeli produk kami
-Struktur dan warna pudding rapi
-Terdapat stiker sehingga mempermudah pembeli mengetahui produksi kami
·         KEKURANGAN
-Puding yang dibuat terlalu sedikit
-Puding yang berukuran besar kurang banyak
Berdasarkan saran tersebut,kami akan berusaha memperbaikinnya dilain kesempatan.Sehingga dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi costumer,baik dari segi rasa,bentuk dan warna.Karena bagi kami yang terpenting adalah kepuasan pembeli

4.HAMBATAN
           Dalam proses penjualan pudding ini,kami menemukan beberapa hambatan yang sedikit mengganggu penjualan produk kami,diantarannya:
·         Dalam proses pengemasan,kami terlambat dalam memesan sticker sehingga pada hari yang telah ditetapkan kami tidak menempelkannya dan hanya memberikannya langsung pada pembeli saat membeli
·         Terlalu banyaknya produk yang serupa(sejenis) dengan produk kami yang membuat persaingan tidak berjalan sehat karena hal itu dapat menguntungkan kelompok lain
·         Promosi terkesan kurang dipersiapkan sehingga terlihat kurang berkonsep
·         Dalam pembagian tugas tidak berjalan sesuai rencana
·         Kurangnya koordinasi dalam penjualan
·         Pada saat penjualan,semua anggota kelompok berkeliling sehingga yang menjaga stand tidak ada

5.PENGALAMAN
Pada saat pelaksanaan kegiatan prakarya ini,banyak hal yang sangat berkesan,mulai dari proses produksi hingga proses penjualan puding susu kelompok saya.
Pada awalnya saya berpikir bahwa dalam melakukan tugas ini kami akan mampu melakukannya dengan lancar tanpa hambatan seperti yang kami pikirkan dan rencanakan ,namun apa yang saya pikirkan itu ternyata bertolak belakang dengan kenyatan karena hambatan dan tantangan siap menghadang didepan kami.
Namun, saya dan teman-teman saya menganggap hambatan tersebut adalah sebuah tantangan untuk kami yang harus kami taklukkan agar kami dapat maju dan bersemangat dalam menjual puding kami.
Lalu, saya dan salah satu teman saya memulai memasarkan dengan berkeliling sekolah dan menawarkan, target kita adalah kelas X dan benar saja, Alhamdulillah puding kami laris dibeli adik kelas hinggan kami bolak-balik ke stand, lalu hingga puding tinggal sedikit semua anggota kelompok kami ikut berkeliling memasarkan dan akhirnya habis.
Senang juga mendapat pengalaman berdagang yang seru, kami jadi tahu arti hidup ini ya memang bukan hanya sekedar uang tapi usaha kita untuk mencapai target kita dan tujuan kita, jadi kita harus berusaha.
Dan saat kami memasarkan ada sebuah pengalaman ditengah-tengah memasarkan dagangan kami, yaitu bunga mawar putih saya hilang. Awalnya saya shock karena bunga itu hilang, saya jadi tidak bisa memberikannya kepada seseorang yang sudah saya pilih, tapi yasudahlah pikir saya hilangnya bunga itu terbayar dengan larisnya puding kami sampai habis. Jadi, saya tidak terlalu sedih karena setelah itu saya mendapat pelajaran berharga dari berdagang .













ASPEK KEUANGAN

1.LAPORAN KEUANGAN
       Berikut adalah perincian modal dan proyeksi penjualan
v  MODAL:
Alat dan bahan:
-Susu                                                   
-Bubuk agar agar
-Gula
-Toping
-16 cup besar
-17 cup kecil
-Keju
-Akomodasi lain lain
No
komponen
Harga
1
Susu
Rp.5000
2
Bubuk agar-agar
Rp.5000
3
Gula
Rp.5500
4
Keju
Rp.3000
5
Toping
Rp. 3500
6
Susu sachet
Rp. 3000

TOTAL
RP. 25000


v  PROYEKSI KEUNTUNGAN
Dari bahan tersebut,menghasilkan sebanyak 25 buah cup pudding
Berikut perincian HPP dan HP:
o   HPP
Hpp=Modal:jumlah
       =27000:33
       =800
o   Hp cup kecil
Hp   =Rp.1500

o   Hp cup besar
Hp = Rp.2000


2.LAPORAN PENJUALAN
       Jumlah pudding yang terjual sebanyak 25 cup,sehingga keuntungan yang diperoleh:
Keuntungan =Hasil penjualan – Modal
                     =58.000 – 25000
                     =33.000
Keuntungan per satuan :
               Kps=Keuntungan:Jumlah produk
                     =33.000:33
                     =1000
Dari hasil analisis saya,produk ini memliki potensi lebih untuk dijadikan jajanan siswa karena hargannya yang murah dan mampu memberikan keuntungan yang lumayan besar
Dan saya sendiri percaya bila produk ini diolah dan dikembangkan dengan lebih baik maka akan menghasilkan keuntungan yang lebih besar dan kepuasan dari costumer juga semakin meningkat













PENUTUP
     Demikian laporan ini saya buat,semoga apa yang saya buat ini dapat menjadi hasil pertanggung jawaban saya secara khusus dan secara kelompok pada umumnya.

      Dan semoga laporan penjualan ini dapat berguna  kedepannya,terlepas dari kekurangan dankelebihan laporan ini saya meminta maaf yang sebesar besarnya dan saya  ucapkan Terima kasih

Hewan khas Boyolali

1. Sapi

Yap, kota susu otomatis identik dengan penghasil susunya yaitu sapi. Banyak sekali sapi di Boyolali bahkan ada beberapa patung sapi di kota Boyolali, lho. Ya, selain penghasil susu semua orang juga tahu ya banyak manfaat dari sapi, dari dagingnya kita dapat mengolahnya menjasi kuliner yang lezat, seperti sate, abon, dll.

2. Lele

Kampung Lele, di Boyolali juga ada hewan khas lain yaitu lele. Boyolali juga memiliki kampung lele, kenapa kampung lele? Ya, sesuai namanya kampung tersebut kebanyakan warganya budidaya lele. Yang juga merupakan daya tarik wisata. Banyak nya pemancingan lele juga dapat menjadi wisata untuk anda yang butuh refreshing, tempatnya juga tak kalah menarik dari wisata kebanyakan. Untuk soal gizi tidak ditanyakan lagi kan, banyak kandungan gizi yang terkandung dalam lele.

3.Bebek

Banyak peternakan bebek diBoyolali. Ya, bebek merupakan salah satu hewan khas Boyolali bebek juga merupakan kuliner terkenal di Boyolali karena memiliki cita rasa yang berbeda tapi tentu saja tetap lezat.

4.Kambing

Banyaknya warung sate kambing membuktikan banyaknya peternak kambing di Boyolali bukan? Untuk hewan yang satu ini banyak juga penikmat sate kambing yang rela datang ke Boyolali karena cita rasa sate boyolali yang lezat.